In book-and-poetry book-poetry-and-opini dampak-dilan1991 hari-dilan opini-dilan sharing Sharing-and-review spot-wisata-dilan

Dilanku dalam Generasiku



Kalau aku jadi presiden yang harus mencintai seluruh rakyatnya, maaf aku pasti tidak bisa, karena aku cuma mencintai Milea
Sudah pada pahamkan itu quote berasal dari mana?, jawabannya pasti film Dilan 1991 yang dirilis pada bulan Februari 2019. Sekitar 2 bulan yang lalu ya 😀 dan tulisan ini baru muncul sekarang 😌

Sebelumnya tulisan ini aku buat sebagai tugas dari mentor saat ikutan Freelance Writing Workshop bulan Maret kemarin, dan tulisan ini asalnya dari hasil diskusi kelompok kecil saat workshop.

Nah, waktu itu kalau nggak salah sih kasusnya seperti ini
Bagaimana pendapatmu tentang dampak Film Dilan 1991 bagi generasi muda saat ini?, dan setujukah kamu dengan adanya wacana hari Dilan nasional dan pembangunan spot wisata Dilan?
Langsung lanjut ke kasus yang pertama

Dampak Film Dilan 1991 Bagi Generasi Muda

Dilan 1991 merupakan film yang diangkat dari novel karya Pidi Baiq. Film ini merupakan kelanjutan dari film sebelumnya yaitu Dilan 1990. Jika Dilan 1990 mengisahkan bagaimana perjuangan Dilan mendekati Milea, maka film Dilan 1991 mengisahkan tentang perjalanan kisah cinta antara Dilan dan Milea.

Dampak yang diakibatkan dari adanya film ini telah kita sepakati bahwa ada dampak positif serta dampak negatif bagi generasi muda yang saat ini disebut sebagai generasi milennial dan generasi alfa.

Mengapa demikian?, karena kisah cinta yang seperti itu otomatis memberikan pengaruh besar bagi generasi muda. Tak menutup kemungkinan akan banyak sekali kaum muda yang memimpikan memiliki seseorang (pacar) seperti Dilan ataupun Milea.

 Dampak Positif Film Dilan 1991

Menurut kami, dampak positif dari adanya film ini terkait dengan dunia sastra. Mengapa?, karena melalui kalimat-kalimat puitis yang Dilan lontarkan setidaknya mampu menjadikan inspirasi bagi generasi muda. Bertutur seperti Dilan tidaklah mudah, harus ada input banyak kata yang hanya bisa didapatkan dari membaca, terutama membaca buku. Kecil kemungkinan orang bisa berkata puitis meskipun kata itu sederhana jika ia tidak rajin membaca buku.Dengan membaca buku otomatis akan menghasilkan pilihan kata atau diksi yang juga berkualitas.

Jika generasi muda banyak yang terdorong untuk bisa bertutur seperti Dilan, ya sudah seharusnya mereka membaca buku sebagai kegiatan rutinitas, terutama buku ataupun novel yang bergenre romance atau buku puisi yang berisi ungkapan-ungkapan cinta.

Dampak Negatif Film Dilan 1991

Menurut kami pula, dampak negatif dari adanya film ini lebih kepada pergaulan generasi muda. Kisah cinta pra-menikah atau yang disebut pacaran tentunya bertentangan dengan aturan dalam agama islam. Bukankah sebagai muslim kita harusnya patuh dengan aturan yang sudah dibuat dan percaya akan adanya larangan berpacaran?.

Dari adegan-adegan yang seperti itulah, terkesannya film ini belum mendidik generasi muda, apalagi dalam film ini juga terdapat dialog dan juga adegan yang sebenarnya tidak pantas untuk dipertontonkan. Serta film ini juga seakan-akan tidak menggambarkan secara riil perilaku generasi muda di tahun 1991. 

Ditahun 1991, pergaulan pemuda lawan jenis masih bisa dikatakan terbatas dan tidak sebebas era sekarang ini. Jika dulu orang tua melarang anaknya untuk pacaran, maka berbeda dengan sekarang yang mendukung anaknya untuk memiliki pacar. Jangankan keluar malam untuk jalan-jalan, ketika waktu telah memasuki magrib pun anak perempuan sudah dilarang untuk keluar rumah.

Menurut kami juga, film ini seakan-akan seperti salah menentukan target ataupun segmen penonton. Karena kebanyakan, penonton film ini masih berada di usia sekolah menengah pertama, sedangkan kisahnya lebih kepada generasi muda usia sekolah menengah atas atau juga ynag sudah kuliah.

 

Wacana Hari Dilan Nasional

Wacana ini merupakan serentetan dampak dari adanya ini. Begitu banyaknya generasi muda terutama kaum hawa yang mengidolakan sosok Dilan, hingga akan dibentuk hari Dilan Nasional.

Lalu, bagaimanakah dengan kami?

Tentunya kami kurang setuju dengan wacana tersebut, karena bagi kami, wacana tersebut belum mampu memberikan sumbangsih yang positif terhadap negeri ini. Bagi kami, wacana tersebut hanya lahir dari keinginan dan nafsu belaka para fans yang saat itu masih diliputi virus cinta akan sosok Dilan, entah itu dari karakter Dilan atau dari aktor Dilan. Buktinya, hingga saat ini pun, wacana tersebut bagaikan hilang ditelan bumi.


Pembangunan Spot Wisata Dilan di Bandung

Nah ini yang mungkin masih bisa dipertimbangkan. Jika mampu memberikan sumbangan untuk keadaan ekonomi sekitar mungkin bisa saja direalisasikan. Namun, pembangunan wisata sendiri juga butuh dana yang besar, selain itu juga dibutuhkan dana perawatan yang tidak sedikit. Jika income yang didapat mampu membawa keuntungan atau setidaknya mampu untuk mengembalikan modal pembangunan mungkin masih bisa diterima.

Selain itu, dilihat pula dari tujuan pembangunan wisatanya. Jika tujuannya untuk menghidupkan kembali suasana di era 90-an mungkin bisa saja diwujudkan atau pembangunan spot wisata ini dapat memberikan edukasi bagi para wiastawan nantinya. Bukan hanya sekedar spot foto belaka, tapi jika tujuannya hanya untuk memenuhi keinginan semata para fans saat ini, lebih baik tidak perlu dilanjutkan.

Itu tadi sedikit tentang opini kami dalam menanggapi kasus yang mengiringi boomingnya film Dilan 1991. Opini ini kami hasilkan berdasarkan hasil diskusi kelompok. Tidak ingin menyudutkan salah satu pihak, karena jika dilihat sebagai suatu seni, film ini pasti memiliki penikmatnya tersendiri.


Terimakasih

See You Next Post  😊


Pemilik Opini : Umar Hamdani, Nasyihen Ainun N., Denis Dwi, Rifrinda/Fian, Siska Rofita

Read More

Share Tweet Pin It

0 Comments

In book-and-poetry cara-menulis-blog dunia-blogger menjadi-blogger penulis-blog penulis-pemula penulis-pemula-blog profesi-blogger sharing-TJI tips-blogger-pemula

TJI Sharing Session with Kak Prita HW



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halo teman-teman, ketemu lagi nih di Coretan Kata
Hari ini aku akan cerita sedikit tentang TJI Sharing Session: Menulis Asik Part II with Kak Prita HW yang dilaksanakan di WA Group TJI Community
Nah, udah pasti kenal dong dengan narsumnya😃😃, yang belum kenal cuss langsung tengok di www.pritahw.com

Sharing Session waktu itu, tepatnya tanggal 13 Februari 2019 lagi ngomongin tentang blog, lebih tepatnya "Blog for Everyone". Sharing ini sebagai lanjutan dari hasil sharing sebelumnya tentang tips menulis bagi pemula. Harapannya para jannati (panggilan sayang di TJI Community) bisa langsung praktekin nih tips-tips menulis dari Kak Miyosi di blog masing-masing.

Okay, langsung lanjut ya........

Tentang Blog

Sebelum kita melanglang buana membahas tetek bengek blog, hal dasar yang wajib kita pahami yaitu tentang blog, blogging dan blogger.
  • Blog, kepanjangan dari web log, lebih kecil dan independen darr website/situs (yg biasa dimiliki company/lembaga). Tulisannya sangat personal, bisa diartikan diary online atau rumah maya masing-masing orang. 
  • Blogging itu aktivitasnya, contohnya posting artikel, saling komen, dan semua yang berkaitan dengan konten blog. 
  • Blogger, sebutan bagi pelakunya. Istilah lainnya ada narablog/ pengeblog/penulis blog. 

Pentingnya Blog Bagi Kak Prita HW

Apasih pentingnya blog?, Ngapain juga kita harus ngeblog?

Kalau menurut Kak Prita, pentingnya blog itu untuk:
  • Create konten positif di jagat maya untuk netralisir dan kick konten hoax dan konten-konten yang sifatnya negatif (jadi kalian para penyebar konten hoax dan negatif siap-siap di netralisir dan di kick yan sama konten-kontennya kak prita😆😆).
  • Bentuk berbagi dalam bentuk tulisan tentang pengalaman dan rekam jejak kita sebagai manusia bermanfaat. 
  • Personal branding sebagai pendukung profesi. 
  • Etalase tulisan-tulisan bagi yang punya background penulis 
  • Sebagai ladang profesi
Kalau menurut Siska sendiri gimana??

Hampir sama dengan pendapatnya Kak Prita, cuman kalau aku lebih dijadikan wadah buat latihan nulis, tentunya konten-konten yang insha'allah bermanfaat. Kenapa latihan nulis?, ya karena aku dari dulu lebih suka diem, baca dan ngomong (anehkan?) dan nggak biasa nulis, efeknya kalau ada hal-hal yang berkaitan dengan tulis menulis langsung deh kecepatannya bagai siput yang berjalan dengan santai 😆😆


Siapa Aja yang Bisa Jadi Blogger?

Semua orang bisa jadi blogger asalkan mau dan mampu, mulai dari mbak-mbk sampai mak-emak. Mulai dari mas-mas sampai bapak-bapak. Nggak peduli kerjaannya sebagai apa. Yang penting dia punya blog dan melakukan aktivitas blog ya jadilah dia sebagai blogger. Ingat kata Kak Prita, kalau Blog itu juga bisa dijadikan media personal branding untuk dukung profesi kita.

Antara Buku dan Blog, Lebih Greget Mana?

Menurut Kak Prita lebih greget blog, karena percepatan teknologinya dan lebih cepat hasilin uang. Nulis buku penting juga buat yang pengen punya karya otentik dan longlasting. Bisa juga mengawinkan keduanya dengan mengumpulkan artikel di blog dijadikan buku.

Blog Itu Ada Tema dan Kerangka Tulisan?

Tema Blog biasanya disebut "niche". Niche blog itu macem-macem, ada yang travel blog, food blog, techno blog, beauty blog atau lifestyle blog (tema gado-gado tapi masih dalam satu benang merah). Kalau tema tulisan bisa disesuaikan dengan niche blognya (ya kan nggak lucu kalau nichenya techno yang dibahas tentang food atau tips diet misalnya).

Kerangka tulisan artikel di blog umumnya sih:
  • Pembuka
  • Link word menuju inti cerita
  • Inti cerita dikaitkan dengan pengalaman personal
  • Ulasan yang mau disampaikan
  • Kesimpulan/saran/advice
  • Boleh tambahkan tips
  • Penutup yang manis dan nampol

Cara Agar Blog Banyak Diminati

Blog banyak diminati karena memuat konten-konten yang informatif dan bermanfaat.
Jadi, kualitas artikel atau tulisan menjadi yang utama. Selain itu, blogger juga harus menetukan pembaca blognya, misal blognya untuk segmen generasi muda, otomatis konten-kontennya tentag generasi muda. bisa tentang peningkatan potensi diri, pengembangan keterampilan generasi muda dan hal-hal lain yang berhubungan dengan generasi muda.

Nah itu sedikit informasi yang dibahas di TJI Sharing Session with Kak Prita HW seputar dunia blog.

Nulis di blog itu mudah, nggak serumit nulis tugas ilmiah di sekolah maupun di kampus. Jika bingung menentukan ide untuk menulis berarti teman-teman wajib membaca dan menyimak pesan dari Kak Prita dibawah ini
ide itu ada dimana-mana. Kalau kita nggak ada ide, artinya kita belum kenal siapa kita, hobi kita, passion kita, aktivitas keseharian kita, buku bacaan favorit kita, perjalanan apa yang sudah pernah kita lalui, atau cerita-cerita hikmah apa yang bisa kita bagikan supaya orang terinspirasi atau tidak mengalami pengalaman buruk yang pernah kita alami -Prita HW-
Nah, gimana? masih bingung?
Kalau iya, coba deh teman-teman ambil laptop, duduk yang nyaman, buka aplikasi word dan tulis apa yang ada dipikiran teman-teman, tulis sampai selesai. Selanjutnya teman-teman simpan dan dibaca lagi besok sekalian diedit.

Sekian dulu sharing kali ini, Semoga bermanfaat

Thanks for Reading....

See You.....

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Read More

Share Tweet Pin It

0 Comments

In book-and-poetry sharing tips-nulis-pemula

TJI Sharing Session with Kak Miyosi Ariefiansyah


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halo teman-teman, ketemu lagi nih di Coretan Kata 😁
Hari ini aku mau berbagi sedikit ilmu yang aku dapat dari hasil sharingnya Kak Miyosi di WA Group The Jannah Institute (TJI).  Apasih The Jannah Institute?, The Jannah Institute didirikan oleh Kak Prita HW, yang nyediain workshop atau kelas untuk softskill, mulai dari kids, youth dan moms, dan setiap alumni nanti akan ada wadahnya secara online di WA Group TJI Community.

Ada yang penasaran nggak dengan hasil sharing bareng Kak Miyosi??

Yang penasaran langsung aja baca sampai ending ya.....

Diawal aku udah sebutkan kalau sharing kali ini narasumbernya Kak Miyosi Ariefiyansyah berarti temen-temen udah paham kan pasti yang di bahas tentang apa??, otomatis tentang dunia kepenulisan, sesuai dengan hobi dan profesi Kak Miyosi.

Sharing session yang dilakukan tanggal 30 Januari 2019 lalu membahas tentang Tips Menulis Bagi Pemula. Pemula yang dimaksud bener-bener yang baru "nyemplung" di dunia kepenulisan.

Sedikit Cerita Kak Miyosi Ariefiyansyah

Kak Miyosi mulai masuk di dunia menulis tahun 2009 setelah menikah, saat merantau ke Bekasi. Memiliki hobi membaca dan menulis sejak TK, tapi nggak pernah membayangkan akan menjadi penulis. Mengapa?, karena zaman dulu profesi sebagai penulis dipandang sebelah mata bahkan sering dianggap sebagai orang yang nggak punya kerjaan.

Kak Miyosi memulai karier menulis dengan menjadi penulis konten, lanjut penulis buku dengan ikut agen naskah serta mandiri menawarkan diri ke penerbit, sempat merasakan jadi editor lepas di Erlangga - Agromedia - Salemba - Bhuana Ilmu Populer, jadi  penulis khusus akuntansi di kantor akuntan publik di T.B. Simatupang Jakarta, jadi redaktur di agen naskah, dan ghost writer.

Udah kebayangkan gimana jauhnya Kak Miyosi "bermain" di dunia tulis menulis???

Tips Menulis Bagi Pemula Ala Kak Miyosi


Menurut Kak Miyosi ada dua hal dasar yang wajib dan harus dilakukan oleh penulis pemula, apa aja???
  • Pelajari teori - teorinya
  • Praktik nulis dong tentunya

Pelajari Teori - Teorinya

Apapun yang kita lakukan sewajarnya ada teorinya ya, meskipun itu secara sederhana, termasuk tulis menulis ini. Temen - temen wajib tau ilmu - ilmunya. Caranya gimana??. Menurut Kak Miyosi ada tiga cara belajar ilmu tulis menulis
  • Ikut komunitas, dengan ikut komunitas temen - temen bisa punya "temen seperjuangan" yang bisa saling support, selain itu juga bisa buat sharing atau diskusi malah tentang tulis menulis.
  •  Ikut kelas, baik itu online maupun offline, kenapa???, karena sepintar apapun kita juga butuh mentor lho, apalagi bagi para pemula yang masih bingung dengan apa yang ingin dia tulis dan bagaimana menulisnya.
  • Otodidak, belajar secara mandiri ini juga dibutuhkan, karena kalau hanya mengandalkan cukup gabung dengan komunitas dan mengikuti kelas tapi tidak dipelajari secara lanjut dan terus menerus ya sama aja nothing 🙇

Praktik Nulis

Menulis itu seperti nyetir mobil, harus terus menerus praktik dan dilatih
Kalau kata Kak Miyosi "Apa artinya teori tanpa praktik, begitu juga dengan menulis, kalau nggak praktik yan nggak bakal ada pengalamannya".

Praktik menulis bisa dengan cara:
  • Ikut lomba
  • Jadi kontributor 
  • Jadi penulis konten website tertentu
  • Ngeblog
  • Bergabung dengan agen naskah
  • Ikut grup yang menawarkan job menulis
  • Memanfaatkan media sosial untuk show off tulisan, misal di status
Praktik juga membuat kita belajar banyak hal dan lambat laun akan mempengaruhi kualitas tulisan yang kita hasilkan. Selain prakti yang terus menerus, kualitas tulisan juga bisa dipengaruhi oleh jam terbang yang kita miliki.

Indikator Tulisan yang Bagus ala Kak Miyosi

Bagus tidaknya tulisan itu sifatnya subjektif, tapi kalau menurut sudut pandang pembaca dan editor minimal sesuai dengan kriteria - kriteria ini:
  • Yang EBI-nya baik, enggak alay
  • Yang bahasanya mudah dimengerti, tapi berisi
  • Yang memberikan pengetahuan, enggak sekadar mainin bahasa
  • Yang enggak plagiat, dong hehehe
  • Yang berpotensi laris manis (kalau buku)
Untuk poin yang terakhir sebenernya nggak terlalu jadi kriteria dasar ya, karena terkadang ada buku yang isinya bagus tapi nggak best seller.

Cara Nulis yang Efektif ala Kak Miyosi

Menulis yang efektif bagi pemula bisa dilakukan dengan "Nulis Dulu, Endapkan, Edit Kemudian". Kenapa???, Kalau dikit - dikit di edit, otomatis tulisannya nggak bakalan selesai - selesai atau bisa - bisa malah nggak jadi bikin tulisan.

Tipsnya

selesaikan dulu sesuai outline, jangan kebanyakan nengok "masa lalu", kalau udah selesai endapkan alias jangan diapa-apain, baru buka kembali kemudian edit. Niscaya lebih efektif.

Gimana sih caranya biar tulisan kita diminati banyak orang?

Agar Hasil Karya Diminati Banyak Orang

  • Menulis yang bermanfaat buat mereka
  • Menulis dari hati
  • Berdoa
Gimana nih temen - temen, udah pada tau dan paham kan apa aja yang harus dilakukan oleh penulis - penulis pemula yang bener -bener baru "nyemplung" di dunia kepenulisan???

Yuk bareng - bareng belajar nulis dan ciptain karya lewat tulisan 😊

Sekian dulu sharing aku kali ini, semoga bisa bermanfaat buat temen - temen semua, Aamiin

Thanks for reading 

See You.....

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh



Read More

Share Tweet Pin It

3 Comments

In book-and-poetry poetry

Sajak Penghujung Angan






Jejak langkah yang tercipta,

memberi tanda adanya peristiwa

Musim yang silih berganti,

memberi warna tersendiri

Hujan ataupun kemarau,

tak jarang hadirkan risau

Sang Fajar dan Sang Senja,

tak saling berdampingan

tapi selalu disandingkan,



Pernahkah terbayang akan hadirnya sebuah harapan?

Harapan semu yang hanya dalam angan

Akan belas kasih Tuhan

Untuk jadikan kenyataan



Pernahkah terlintas dalam benak pikiran?



Bahwa di sini,

di penghujung angan

Berharap mampu menjadi teman

Yang setia hingga akhir zaman


Thanks for reading.....

See You on Next Time

Read More

Share Tweet Pin It

0 Comments

In event event-alfamart event-jember kampoeng-recycle-jember kerajinan-dari-sampah kerajinan-decoupage pelatihan-alfamart pelatihan-perempuan thejannahinstitute-with-alfamart

Ngobrol Bisnis Bareng Alfamart, Kampung Recycle dan The Jannah Institute

Ngobrol Bisnis Bareng Alfamart,  Kampung Recycle Jember dan The Jannah Institute 

 

 

Undangan Pelatihan




Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 11 Oktober 2018, saya diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan spesial yang diadakan oleh Alfamart sebagai program corporate social responsibility nya. Kenapa saya bilang spesial?, karena pelatihan ini diadakan khusus untuk para perempuan. Nah, kenapa lagi harus perempuan?, kenapa nggak yang laki-laki juga?, sebetulnya saya juga nggak paham sih alasan Alfamart sesungguhnya apa, tapi kalau menurut pemikiran saya, karena perempuan bukanlah tulang punggung dalam keluarga, sehingga waktunya banyak dihabiskan di rumah menjadi ibu rumah tangga yang mayoritas belum memiliki penghasilan, jadi dengan adanya event ini diharapkan para perempuan bisa berdaya secara ekonomi meskipun itu dikerjakan di rumah dan harapannya bisa membantu perekonomian keluarga di era yanng menurut saya serba mahal ya (ini menurut saya lho ya, kalau lebih jelas mungkin bisa ditanyakan ke pihak Alfamart nya, hehehehe)



Event ini dipandu langsung oleh MC paling The Best versi Siska Rofita, siapa lagi kalau bukan Kak Prita HW (Inspirator ter Dabestnya Aku). Di event kali ini ada empat pemateri yang sangat luar biasa, yaitu:
  • Bapak Yosia Andika Pakiding selaku Branch Manager Alfamart Jember
  • Bapak Taufik Hidayanto selaku SSP Manager Alfamart Jember
  • Bapak Bagus Alfian selaku Marketing Virtual Store Alfamat dan
  • Ibu Mira Christina Effyati selaku Koordinator Bank Sampah Kampung Recycle Jember
Gimana, luar biasa semua kan????



Karena saya masuk kedalam ruang pelatihan terlambat, hiks hiks hiks, jadinya saya hanya mengikuti penyampaian tiga pemateri dan melewatkan materi yang disampaikan oleh Pak Yosia, huwaaaaa.

 

Dimulai dari .............

 

1. From Useless to Usefull (Kampung Recycle Jember)

Kenapa harus from useless to usefull???, karena materi yang saya ikuti ini bercerita tentang manfaat sampah yang masih bisa digunakan dan dijadikan barang yang memiliki nilai jual dan memiliki nilai estetika. Nah, materi ini disampaikan oleh Ibu Mira Christina Effyati atau Ibu Effy dari Kampung Recycle Jember. Di sesi ini, kita semua belajar membuat kerajinan decoupage dari sampah yang masih bisa diberdayakan. Kalau ngomongin tentang sampah pastinya pikiran kita akan terarah ke hal-hal yang nggak enak, karena dipikiran kita sudah terbentuk kalau sampah itu "bau dan nggak bermanfaat", padahal nggak semua sampah itu kayak gitu kok, contohnya nih botol, kaleng makanan/minuman, serta bungkus makanan masih bisa kita berdayakan, tapi memang harus butuh kreatifitas dalam mengolahnya serta perhatian yang khusus, kayak slogannya Kampung Recycle, "Sampah aja aku perhatiin, apalagi Kamu....". 


Slogan Kampung Recycle (Backgroundnya Ibu Effy sedang menyampaikan materi)





Salah satu cara untuk mengolah sampah yang masih bisa diberdayakan adalah dengan membuat kerajinan tangan berupa decoupage. Kalau menurutku Decoupage itu semacam seni menempel gambar pada media yang sudah kita tentukan dengan menggunakan lem dan kertas tisu bergambar (aku nggak tau apa itu istilahnya). Contohnya seperti dibawah ini ya


Bahan - Bahan Decoupage




Proses Pembuatan Decoupage


Di sesi praktik ini, Ibu Effy juga menjelaskan tahap-tahap yang harus dilakukan dan bahan-bahan apa aja yang diperlukan serta teknik yang digunakan agar hasilnya maksimal, dan hasil dari sesi ini adalah........
Hasil Decoupage




Kampung Recycle Jember ini merupakan kawasan terintegrasi yang orientasinya pada pemanfaatan, pengembangan dan pemeliharaan lingkungan terutama pada pengelolaan limbah.



Di Kampung Recycle Jember terdapat tiga fitur utama, yaitu eco structure, eco literacy dan eco preneur. Dan karya seni decoupage diatas masuk kedalam kategori eco preneur yang mengkreasikan dan mendaur ulang sampah anorganik menjadi karya seni yang memiliki nilai jual.





Buat temen-temen yang pengen belajar decoupage dan kepo sama barang-barang yang bisa di recycle langsung aja datang ke Kampung Recycle Jember.

Next To......

 

2. Store Sales Point Alfamart: Solusi Pedagang Bersaing dengan Minimarket

Pesatnya perkembangan minimarket/swalayan di Indonesia berakibat pada penurunan pendapatan yang diperoleh pedagang-pedagang kecil dan menengah. Sehingga timbul mindset tentang "Minimarket membunuh usaha masyarakat", karena banyak orang yang lebih memilih belanja di Minimarket daripada di toko kelontong atau kios-kios masyarakat umumnya. Namun, Alfamart menepis mindset tersebut dengan adanya program Store Sales Point. Program ini merupakan upaya Alfamart untuk merangkul UMKM-UMKM yang berada disekitar Alfamart dengan bentuk kerja sama sebagai penyedia barang kebutuhan rumah tangga dengan harga khusus serta layanan payment point online billing (PPOB).

 

Store Sales Point (SSP) merupakan toko yang mensupport kebutuhan barang dengan harga khusus serta pembinaan terhadap toko atau kios yang berada di sekitar Alfamart. Dapat Disimpulkan bahwa sasaran utama dari SSP ini adalah para pedagang yang menyediakan kebutuhan sehari-hari, misal pedagang kaki lima dan pemilik toko kelontong. Tujuan dari SSP terdiri dari:
  • Membantu ketersediaan barang untuk pedagang mikro - menengah
  • Memberikan harga terbaik dengan keuntungan yang wajar
  • Membantu pedagang mikro - menengah agar mampu bersaing
  • Mendukung program pemerintah dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah

Manfaat dari program ini tidak hanya dirasakan oleh pedagang kecil-menengah, namun juga dirasakan oleh pemasok dan juga pemerintah.


Pedagang yang ingin mendaftarkan diri sebagai outlet binaan Alfamart bisa mendaftar sendiri atau didaftarkan melalui aplikasi Alfamikro. Outlet binaan Alfamart terdiri dari:
  • R1: Warung rombong
  • R2: Warung Permanen
  • IO: Institusi (Kantor, pabrik, koperasi), HOREKA (Hotel, restoran, kafe)
  • SO: Outlet Transaksi Besar




Contoh Outlet Binaan Alfamart


Tampilan Alfamikro





Alur Pendaftaran Member


Selain mensupport barang, SSP juga memiliki program OBA (Outlet Binaan Alfamart) Dressup, yaitu program make over tampilan outlet menjadi lebih cantik, lebih menarik dan terlihat lebih modern, sehingga bisa menarik daya beli masyarakat, karena menurut saya pribadi orang akan lebih tertarik mendatangi toko apabila tampilan atau lay out toko terlihat bersih dan menarik.

Program OBA Dressup


and the last......... 

3. Pengen Punya Toko Virtual Sendiri???, Di Alfamind aja

Pernah dengar tentang toko virtual???
Kalau menurut saya, toko virtual itu "toko hantu", bagaimana tidak, kita punya toko di dumay tapi kita nggak punya toko secara fisik yang bisa terlihat (kira-kira kalau di Akuntansi toko virtual masuk aset nggak ya???)


Nah, ngomongin toko virtual, Alfamart juga punya lho toko virtual yang bisa diakses dan dimiliki oleh masyarakat (store owner) yaitu Alfamind.


Apa Alfamind itu???
Alfamind merupakan salah satu pilar dari enam pilar yang dimiliki oleh Alfamart.
Alfamind merupakan toko retail virtual 3D yang pertama di Indonesia dengan basis aplikasi smartphone Android. Jadi buat kalian yang punya smartphone android buruan deh download di playstore dan segera daftar.

Tampilan Aplikasi Alfamind (Udah kayak mall ya)




Tujuan dari Alfamind sendiri adalah:
  • memberikan peluang kepada masyarakat luas untuk menjadi entrepreneur dan memiliki penghasilan tambahan 
  • memberdayakan UMKM untuk menjadi pemasok barang yang akan dijual

Proses Bisnis di Alfamind


Kenapa harus Alfamind?
Karena Alfamind modalnya minim hanya ratusan ribu, jualannya pasti untung, barang dagangan yang siap jual ada segudang, operasional nggak ribet, any time any where mau jam berapa aja, dimana aja bebas melakukan transaksi, dan yang pasti didukung oleh jaringan Alfamart yang suangaaat luas dan kuat.

Syarat jadi store owner di Alfamind
  • pria/wanita usia produktif (20-50 thn)
  • pengguna aktif smartphone
  • aktif dikomunitas/aktif kegiatan diluar rumah
  • ada niat jualan dan ingin punya penghasilan tambahan

Gimana cara daftarnya???
Gampang banget kok
  • download aplikasi Alfamind di Playstore, 
  • kemudian buka aplikasinya (akan ada perintah untuk di skip-skip, sampai muncul tampilan awal seperti gambar dibawah ini

Tampilan Awal Sebelum DaftarAkun


  • klik menu "akun" (di pojok kanan bawah)
  • kllik "daftar baru"
  • isi data diri
  • top up saldo di kasir Alfamart terdekat


Cara Top Up Saldo



Top up saldo sebesar Rp.250.000 dengan rincian Rp.100.000 biaya admin dan Rp.150.000 saldo akun. Biaya administrasi hanya dikenakan sekali ya, jadi untuk Top up selanjutnya tidak akan dikenakan biaya administrasi lagi.


Nah mudah banget kan?, Generasi milenial wajib coba ya guys, karena ini cocok banget buat kita-kita yang hampir semua aktifitas dilakukan di smartphone


Itu sebagian dari acara yang saya ikuti dari pertengahan sampai akhir. Materinya sangat bermanfaat dan gampang banget diterapin. Mulai dari recycle barang yang sudah nggak bisa dimanfaatkan, sampai ke dunia bussiness digital, yaitu Alfamind dan Alfamikro. 


Terimakasih Alfamart, The Jannah Institute dan Kampoeng Recycle Jember, semoga bisa satu event lagi dilain kesempatan.


Oiya saya lupa, event ini di selenggarakan di Cafe Sederhana  (Eks My Sister Cafe, Di Jalan Kalimantan No. 59 Jember).


Thank You for Reading

See You.......

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Read More

Share Tweet Pin It

2 Comments